Untuk apa manusia hidup ? Apa tujuan hidup kita ?

Untuk apa saya hidup ? apa tujuan hidup saya ? ini pertanyaan yang selalu ada dipikiran saya.

Di buku best seller , stephen r covey, di bukunya : 7 habits of highly effective people, ada 7 prinsip hidup oleh orang-orang yang efektif di dunia ini.

3 prinsip pertama dari kebiasaan orang yang efektif adalah :

  1. PROAKTIF
  2. MULAILAH DARI YANG AKHIR.
  3. TARUHLAH PRIORITAS UTAMA, SEBAGAI YANG PERLU KITA KERJAKAN PERTAMA.

Dari prinsip tersebut, saya mulai berfikir :

  1. Suatu saat kita akan mati. Terus, kenapa Tuhan melahirkan kita, menjalani hidup, terus mati ? apa tujuan dan yang diharapkan Tuhan dari hidup kita ?
  2. Saya mendapat pendidikan, untuk hidup di dunia : belajar, kerja keras, cari uang, bebas finansial, menikah, memiliki anak, dan meninggal dunia dengan damai. Benarkah hidup seperti ini yang diharapkan Tuhan dari kita ?
  3. Jika saat ini saya bekerja keras, habis habisan cari uang, dan mewariskan harta ke keturunan kita, apakah hidup kita benar benar berarti ? tidak sia sia ? Jika saya suatu saat meninggal, apa yang akan terjadi setelah saya meninggal ?

Pikiran ini terus berputar dipikiran saya. Karena saya gak mau hidup konyol. kerja keras, cari uang, berlelah lelah, mati dan masuk NERAKA.

Akhirnya, saya baca di alkitab, baca literatur, dan menemukan, tujuan hidup kita sebagai manusia adalah :

  1. Mengasihi Tuhan Allah , dengan segenap hati, jiwa dan akal budi. Caranya adalah dengan :
    • BERIBADAH dan MEMULIAKAN ALLAH.
    • Menjalankan 10 perintah Allah. Yesus pernah bilang, orang yang mengasihi Nya adalah yang menjalankan perintah Nya.
  2. Mengasihi manusia, seperti mengasihi diri sendiri. Caranya adalah dengan : Memiliki jiwa dan semangat melayani orang lain, beramal.
  3. Sebagai tempat kita belajar , mengasah diri, untuk kehidupan kekal yang akan diberikan kepada kita suatu saat nanti.
  4. Menjadi saksi , memberitakan injil kepada orang lain.

So, kita memang hidup di dunia, membutuhkan pekerjaan. membutuhkan uang. tapi, uang dan pekerjaan bukanlah segalanya. Perlu tau tujuan utama kita diciptakan. Dan itulah yang harus jadi prioritas hidup kita juga.

Jangan terlalu sibuk mengejar keduniawian, tapi lupa tujuan hidup kita sebagai makhluk yang rohani juga.

Tuhan Yesus Memberkati.

Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.